Keempat raksasa perkapalan utama mengumumkan penangguhan navigasi di Laut Merah, dan Terusan Suez, "urat nadi utama" perkapalan, berisiko ditutup.

Baru-baru ini, ketegangan di dekat Laut Merah meningkat, dan berbagai serangan telah menimbulkan tantangan besar bagi industri pelayaran internasional. Karena pasukan bersenjata Houthi di Yaman berulang kali menyerang kapal-kapal dagang yang melewati Laut Merah, risiko pelayaran di Laut Merah semakin meningkat, yang berdampak serius pada industri pelayaran global.

Kelompok Houthi meluncurkan dua rudal balistik selama serangan tersebut, salah satunya mengenai kapal kontainer berbendera Liberia “Palatium 3”. Kapal lain, Alanya, juga terpaksa berbalik arah dan berlayar ke selatan di bawah ancaman pasukan bersenjata Houthi. Selain itu, sebuah drone Houthi menyerang kapal lain, Jasra, di Selat Bab el-Mandeb di Laut Merah bagian selatan. Serangan-serangan ini telah membawa risiko keamanan yang besar bagi pelayaran di Laut Merah.

Seiring meningkatnya risiko pelayaran di Laut Merah, empat dari lima perusahaan angkutan kontainer terbesar di dunia (dengan kapasitas pengiriman gabungan melebihi 54% dari total kapasitas pengiriman dunia) telah mengumumkan penghentian total lalu lintas melalui Laut Merah. Keputusan ini berdampak besar pada industri pelayaran global, karena Terusan Suez adalah salah satu jalur pelayaran terbesar di dunia dan mengangkut sejumlah besar kargo di seluruh dunia. Biasanya, dibutuhkan sekitar 12 hari bagi kapal kargo untuk berlayar dari Terusan Suez ke negara-negara Mediterania dengan kecepatan 12 knot, sementara dibutuhkan 41 hari untuk mengelilingi Tanjung Harapan di Afrika Selatan, menambah sekitar 10.000 kilometer pada perjalanan. Jika Terusan Suez "terhenti", hal itu akan berdampak besar pada perdagangan dan logistik global.

Ilustrasi pelayaran mengelilingi Tanjung Harapan

Karena meningkatnya risiko pengiriman di Laut Merah, produk kami tidak dapat diangkut secara normal melalui Terusan Suez dan perlu dialihkan melalui Tanjung Harapan di Afrika. Kejadian ini telah memengaruhi pengiriman produk kami, sepertipemutus sirkuit miniatur MCB , pemutus sirkuit kotak cetakan MCCB , Pemutus sirkuit udara ACB,KONTAKTOR AC , Sakelar transfer otomatis ATSJadi jika Anda ingin membeli beberapa produk tegangan rendah (MCB, MCCB, ACB, ATS, KONTAKTOR AC,SPD…), Anda sebaiknya membuat rencana pembelian Anda terlebih dahulu.

Namun, kami yakin ini hanyalah kesulitan sementara. Kami percaya bahwa komunitas global akan bekerja sama untuk memastikan keselamatan Laut Merah dan memulihkan keadaan normal pada jalur pelayaran kami. Selama periode ini, kami akan memperhatikan perkembangan situasi dan menjaga kontak erat dengan pelanggan dan mitra kami untuk mencoba sebaik mungkin mengurangi dampak insiden ini terhadap bisnis kami.

Insiden ini sekali lagi mengingatkan kita akan pentingnya keamanan pengiriman. Kami akan lebih memperhatikan keamanan logistik dan transportasi serta mengambil lebih banyak langkah untuk memastikan produk kami dapat dikirimkan kepada pelanggan dengan aman dan tepat waktu.

https://www.mutaiele.com/


Waktu posting: 21 Desember 2023